Jumat, 15 Juli 2011

Ariefuddin

Ariefuddin (43), warga Gambir, Jakarta Pusat, meninggal dunia sesaat setelah membeli tiket di Stasiun Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (15/7/2011) sore. Ariefuddin diduga terkena serangan jantung.

"Saat itu sedang tidak ramai. Almarhum sedang membeli tiket commuter line tujuan Jakarta sekitar pukul 16.22. Baru satu-dua langkah meninggalkan loket, ia jatuh dan meninggal," kata Wakil Kepala Stasiun Bogor FS Budiman.

Menurut dia, tubuh korban membiru sehingga diperkirakan terkena serangan jantung. Korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Palang Merah Indonesia Kota Bogor.

Karena korban sudah membeli tiket, kata Budiman, pihaknya akan membantu mengurus asuransi jiwa. "Kami sedang mengurus telegram untuk asuransi korban, walaupun belum naik ke kereta," katanya. Demikian catatan online Berita Kita yang berjudul Ariefuddin.

Selasa, 12 Juli 2011

Deputi Gubernur Bank Indonesia S Budi Rochadi

Deputi Gubernur Bank Indonesia S Budi Rochadi yang meninggal dunia Minggu (10/7/2011) pukul 18.30 waktu New York, Amerika Serikat (AS), atau Senin (11/7/2011) pukul 06.30 WIB lalu, akan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) San Diego Hill, Memoriam Park, Karawang Jawa-Barat, Rabu (13/7/2011) siang.

Sebelumnya, almarhum yang meninggal saat menghadiri Bank Note Conference di New York, AS, akan disemayamkan di rumah duka di Komplek BI di Jalan Jaya Mandala I Nomor 39, Pancoran, Jakarta-Selatan. Berdasar informasi yang diterima media, Selasa (12/7/2011) petang, jenazah Budi Rochadi akan dilepas dalam prosesi dari rumah duka menuju Masjid Baitul Ihsan, Komplek BI, untuk dishalatkan.

Jenazah dijadwalkan tiba di Bandar udara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, pagi hari pukul 08.30 sebelum dibawa ke rumah duka. Pegawai BI yang akan memberikan ucapan belasungkawa dan penghormatan terakhir kepada almarhum, diberikan kesempatan di Plasa Masjid Baitul Ihsan, Komplek BI, mulai siang hari pukul 12.30 WIB.

Dalam catatan, Budi Rochadi yang diambil sumpahnya pada 11 Januari 2007, akan mengakhiri jabatannya pada akhir Desember mendatang. Saat terakhir kalinya diwawancarai media pada akhir Maret lalu, Budi Rochadi terlihat sehat sekali. Waktu itu, ia menuturkan banyak hal mengenai kredit usaha mikro dan kecil yang terus menerus dikembangkan di Indonesia. Demikian catatan online Berita Kita yang berjudul Deputi Gubernur Bank Indonesia S Budi Rochadi.

Rabu, 06 Juli 2011

Korban penyekapan dan penganiayaan

Seorang ustaz dan tetangganya menjadi korban penyekapan dan penganiayaan di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Keduanya mengalami luka memar di bagian muka. Saat dikonfirmasi soal peristiwa ini, Kapolres Pengamanan Pelabuhan dan Pantai (KP3) Ajun Komisaris Besar Asep Safrudin membenarkan informasi tersebut. "Benar, telah terjadi penyekapan dan penangkapan terhadap ustaz dan seorang tetangganya yang berinisial AP," ujar Asep, Rabu (6/7/2011), saat dihubungi wartawan.

Asep mengatakan bahwa ketika itu, sang ustaz yang tinggal di Jalan Sindang Pulo, Koja, Jakarta Utara, tengah mencari tetangganya yang tak kunjung pulang ke rumah sejak tanggal 26 Juni 2011. Diperoleh informasi bahwa AP ditahan oleh para pengurus Kompleks Makam Mbah Priok, Koja. AP ditahan karena kedapatan mencuri uang ziarah makam.

Ustaz berinisial U tersebut dan lima orang lainnya kemudian menyambangi kompleks makam itu pada tanggal 29 Juni 2011. Namun, hanya Ustaz U yang diizinkan masuk. Akan tetapi, bukannya bisa membebaskan AP, Ustaz U justru turut ditahan dan mengalami luka memar.

"Saat ditahan di sana, ustaz juga kena marah warga karena diduga menyuruh anak itu mencuri kotak amal tersebut. Dua-duanya ditahan, diplakban, dan diborgol," kata Asep. Karena keduanya tak kunjung pulang, keluarga akhirnya melapor ke Polres KP3 pada tanggal 2 Juli 2011. "Akhirnya, dibuat laporan orang hilang," ucap Asep.

Polisi kemudian melakukan dialog dengan para pengurus makam sampai akhirnya AP dan Ustaz U dibebaskan hari itu juga sekitar pukul 22.00. Tidak terima keluarganya mendapat kekerasan, ibunda AP dan istri Ustaz U kemudian melapor ke Polda Metro Jaya atas tuduhan penyekapan dan penganiayaan. Ustaz U kini masih berada di RS Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, sementara AP masih di Polres KP3. Demikian informasi dari Berita Kita yang berjudul Korban penyekapan dan penganiayaan.
 
 
Copyright © 2013 Berita Kita All Rights Reserved.
Khanza Aulia Shafira Nugroho - Iconia PC tablet dengan Windows 8 By Kanghari Animal World